Taste of Nostalgia
1 Muharram 1435 H, 23.10 WIB Malam semakin larut, tapi rasanya ada sesuatu yang masih menggelayuti pikiran saya. Tahun telah berganti, tapi rasanya ada semangat yang masih belum berganti hingga akhirnya ia usang dan tak terbersihkan. Ia masih menyisakan memori mendalam dan tak kunjung usai datang bertandang dalam benak saya. Sekuat tenaga saya coba untuk lupakan, semakin kuat pula ia menancap. Tak jarang memori ini membuat saya menangis. Menangis atas kecengengan saya, menangis atas ketidakberdayaan saya, menangis karena malu pada Sang Khalik. Duhai memori, apa begitu berat kamu melenyapkan diri? Atau apakah saya yang tidak siap akan kehilanganmu? Tahun telah berganti, tapi ia menyisakan berjuta kenangan yang tak mungkin bisa diganti. Begitu banyak yang berkata “Andai saya bisa mengulang kembali”. Ah, waktu. Ia tak pernah mau berkompromi dengan siapapun. Ia hanya berkompromi dengan Zat yang menciptakannya. Sayangnya, Zat itupun telah memiliki ketentuannya sendiri. Tahun telah...