Postingan

Rancu

Sebelum beranjak tidur dan lelap hari ini, ada uneg-uneg yang ingin saya tuliskan karena sudah lama saya tahan. Tentang apa? Kerancuan berpikir "aktivis-aktivis sok iye" yang merasa dihakimi lalu menghakimi kemudian tidak mau dihakimi dalam setiap tulisan-tulisan yang mereka unggah di media sosial. Dulu, saya pernah berada di posisi tersebut. Tapi untungnya saya tidak serta-merta melantangkan suara saya, karena masih ada hal-hal mengganjal di dalam hati. Dulu, saya sepakat bahwa "My body is mine", what will happen to me is my own responsibility, so let me do what I wanna do, padahal, giliran sesuatu yang buruk terjadi, pada akhirnya blaming pada (si)apapun di luar diri. Dulu, saya terpukau dengan konsep kebebasan berbicara, kebebasan berpikir, padahal konsep yang saya terima itu adalah impor pemikiran barat.  Alhamdulillah, Allah masih menunjukkan jalan menuju kebaikan-perbaikan diri lewat berbagai orang-orang baik yang saya temui. So, well, jadi seperti apa permasa...

'Eid Mubarak 1422 H

Gambar
Well, at first, I felt guilty just to say "Ied Mubarak", while our brothers and sisters in Palestine facing eviction, robbed, bombarded by rockets, catastrophe! But soon, I saw Dr. Rania Awaad's writing on her Instagram about the most beautiful yet painful stories of a family in Gaza who lost all of their belongs and their home was demolished, but the father insisted on buying new Eid clothes and toys for his children... "He said he wanted to teach his children that even if they lost every material thing they owned, they would never lose their faith. That they could never be robbed from Eid. He said to his kids, Allah is always there and He gave us Eid to celebrate so we must celebrate and persevere." Same as what Dr. Rania felt, I had been feeling so unmotivated to carry on with Eid celebrations with all what is happening at al-Quds and in Palestine. Not only in Palestine, but also in Xinjiang, India, Syria, Yemen, Pattani, Afghanistan, and other places includi...

Redire ad scripturam

Gambar
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ Ciao! Be back again setelah sekian lama absen menulis di blog   ini. Well, being consistent is not that easy though   😂 Almost 4 years now. There are a lot of changes in my life. Saya bisa bilang ( wel, self-opinion sih.hehe) saya melalui proses bertumbuh dalam pikiran, perasaan maupun perbuatan. There were a lot of regrets in the past, but still many things to be grateful for.  What were my achievements during these 4 years? Actually, if we talk about material things, there were not so many. But  if we talk about new things that have been done, new things that have been and continue to be learned, meeting new people, I can say that I got all of that.   Kill two birds with one stone? Maybe? 😁 (Ngomong apa sih, Chiii?) 😆 Alhamdulillah, all praise to Allah  ﷻ . Salah satu diantaranya ialah   di penghujung tahun 2019 Allah  ﷻ  berikan rezeki untuk mampu menapaki satu anak tangga baru epi...

Lebaran Kali Ini

Gambar
Rasanya baru kemarin mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Kini, Ramadhan udah say goodbye aja. Sedih? Ih, berasa pencitraan sih kalau bilang sedih doang tapi ternyata ga maksimal ibadahnya kemarin. Berasa pencitraan juga kalau bilang kehilangan tapi ternyata akhlak dan adabnya masih aja ga bener. Berasa pencitraan kalau bilang bakal rindu banget tapi ternyata hari ini sampai 11 bulan berikutnya masih weh sama kelakuannya seperti sebelum Ramadhan kemarin. Jleb ya? Santai, ini mah semacam selftalk aja. Objeknya saya sendiri. ======================================================================= Ada yg berbeda dengan Ramadhan kali ini bagi saya. Dimulai dari puasa pertama  di tempat baru karena kebetulan saya menerima project dari Save The Children (SCi) untuk melakukan evaluasi project AusAID NGO Cooperation (ANCP) - Strengthening Education through Awareness and Reading Achievement (SETARA) yg mereka handle 3 tahun belakangan. Alhamdulillaah, cukup excited merasakan shaum...

Cinta bersemi pada Timur

Gambar
Belakangan saya jadi punya kebiasaan menulis catatan di fitur notes hp Redmi 2 saya (yelah, baru sekali di catatan sebelumnya juga. Belum jadi kebiasaan, neng). Yah, Alhamdulillah hati saya dimudahkan dan tergerak untuk menulis saat ini, dalam perjalanan menuju Labuan Bajo, sebelum sampai ke Kupang. Bima sudah saya tinggalkan sebelum dzuhur tadi. Saya tinggalkan dengan membawa rekaman jepretan pemandangan alamnya yang indah. Sungguh, saya selalu suka melihat kombinasi bukit/gunung, langit, awan dan laut menjadi satu. Pemandangan indah ini memang selalu mudah didapat dengan menaiki kapal laut. Rasanya baku adu fisik untuk berebut tempat dengan porter kemarin terbayar sudah. Dan, hei! Baru saja saya melihat kawanan lumba-lumba tidak jauh dari kapal ini. Suuugoooii! Memang ini yang saya tunggu! Sayangnya, kamera hp ini tidak cukup mampu untuk menangkap foto lumba-lumba tadi. Ah, tetap saja bahagia. Senang bisa melihat kembali lumba-lumba di laut. Kata kakak saya, berarti kita sudah masu...

Badut Jalanan

Gambar
Apa yang kamu pikirkan ketika melewati badut di perempatan lampu merah di bawah terik matahari? I guess , lebih banyak orang memilih untuk melewatinya begitu saja. Well , bagi saya, badut itu lucu dan menggemaskan, asal wajahnya tidak seperti badut McDonald's, saya memiliki trauma masa kecil dengan badut itu.  Kemarin, ketika melewati perempatan lampu merah ke arah parung dan yasmin bogor, saya melewati badut berwajah mickey mouse. Biasanya, saya hanya melewatinya dengan melemparkan senyuman saya atau dengan tambahan sedikit tawa melihat gerakannya menari. Tapi siang itu, kelucuan badut mickey berbuah iba pada saya. Tiba-tiba saja terlintas dalam pikiran saya bagaimana sulitnya Ia mencari nafkah di siang ini, dengan cuaca yang panas dan kostum yang membuat pengap, sungguh iba melihatnya hanya berkeliling di sekitar perempatan. Ah, apa salahnya memberikan sebagian rejeki pada orang2 seperti ini? Lihat, berapa banyak anak kecil yang menangis di jalan lalu terdiam seketika lalu ...

Story of #FamGathHore 1: ABC 5 Dasar (selesai)

Gambar
Masih ingat dengan adegan lari-larian mengejar kereta api menuju Sukabumi, gengs? Yap! Kejadian itu kita lupakan saja di postingan saya yang sudah lalu (Lebih tepatnya setahun yang lalu :D). Sekarang kita harus move on  menuju cerita selanjutnya, yang lebih menantang, lebih Hore-hore! :D (Tapi kalau penasaran dan belum baca cerita sebelumnya, bisa klik di sini ) Ini tentang cerita satu tahun yang lalu.... Ketika kereta sedang menikmati perjalanannya, saya sama sekali belum merasakan nikmatnya (kecuali perasaan lega sudah masuk di dalam kereta). Saya kepikiran septian! Gimana sih ini bocah? Udah bayar tiket mahal-mahal malah ga datang -_-". Tapi seketika perasaan saya membaik saat melihat seorang bayi berusia sekitar 10 bulan di seberang saya. Wajahnya imut dan lucu. Saya yang duduk bersebelahan dengan Arin dan Najmi yang duduk di dekat bayi itu serta merta menyapanya, " waaah, adik lucuuu.. siapa namanya?"  dan sederetan sapaan yang biasa dilontarkan kakak-kakak cap...

Balada pasca lulus

Gambar
Hello, welcome real life! (Is your life not real now? *lol) Well , jika ada kata yang lebih bisa menggambarkan kata syukur, maka kata itu yang seharusnya saya katakan saat ini. Susi Susanti, S.Hut What is it? I have new letters behind my real name? Sejujurnya, setelah saya dinyatakan lulus pasca sidang, saya merasakan kelegaan sekaligus beban yang luar biasa. Kenapa? Siapa sih yang nggak mau lulus kuliah? I've been a student of Silviculture for 4 years after confused for 2 years to enter it. Ada dunia lain di luar kampus yang harus segera saya masuki. Cukup sudah membebani kampus dengan subsidi pada mahasiswa yang lama-lama di kampus. Tapi, di sisi lain ada perasaan ragu untuk memasuki dunia pasca kampus. Pertanyaannya adalah, apakah saya bisa melalui tahap peralihan ini nanti? Ragu ya? Honestly, I have to say YES. Saya nggak mau bohong kalau saya nggak khawatir dengan kondisi seperti apa yang akan saya jalani nanti. Loh? Emang nggak disiapin sejak kuliah? Siapin apa? M...

Memilih

Gambar
Ah ya, lagi. Lagi-lagi ini adalah postingan pertama pemecah keheningan di Bulan Mei ini. Selalu saja. Gimana mau jadi penulis kalau nunggu mood ? Kalau nunggu deadline ? Kalau cuma sekedar menuhin target biar postingan tiap bulan selalu ada? Gimana mau jadi penulis? Gimana mau jadi supermomagrowriterpreneur ? << ini bahasa apa sih? (Terserah saya lah ya :D) Sekarang lagi ngerjain revisi skripsi sebagai syarat sidang sih. Alhamdulillah, finally tahap seminar sudah dilewati tanggal 16 Mei yang lalu. Tapi, sekarang rada ke distract  sama pokopang dan medsos, termasuk kamu, iya, kamu, blog! (untung saya ga ngasi imbuhan go depan nama kamu ya, blog :p) Tau ga, tadi habis baca novel Ayah Pidi Baiq yang judulnya DILAN. Dan beberapa jam yang lalu saya mendeklarasikan diri bahwa saya jatuh cinta sama Dilan. Aiiish , ayah Pidi Baiq harus tanggung jawab nih, ngarang tokoh khayalan yang membuat saya jadi suka. Mana bisa ketemu Dilan? Cuma bisa berkhayal doang. Eh, tapi Islam ga ng...

Datang dan Pergi*

Gambar
Hidup ini selalu berpasang-pasangan kan? Tak harus sama, justru lebih sering berbeda. Ada suka-duka, ada senang-sedih, ada tawa-tangis, ada pria-wanita, ada tua-muda, ada suka-benci, ada hidup-mati, ada masuk-keluar, ada diam-cerewet, ada aktif-pasif, ada bumi-langit, ada surga-neraka, ada ibu-ayah (ayah?), ada kakak-adik, ada yang datang dan pergi daaan, ya! Kamu! Ya, itu kamu! Bukan kamu, itu loh belakang kamu! (Maaf, saya ketularan Mas Dodit yang super kalem SUCI4) Hmmm... Sebenarnya tulisan ini tujuan utamanya hanya untuk memecah keheningan postingan bulan April. Saya tau, belakangan saya sedang tidak produktif menulis di blog, tapi saya tetap menulis. Iya, sekarang udah beneran fokus nulis skripsi. Agak mikir juga sih, 2 bulan setelah penelitian saya beres akhir Januari kemarin saya kemana aja sih? (Lah kok nanya? Terus siapa yang jawab?) Mmm... Saya mau coba jawab deh pertanyaan di atas, kali aja ada yang penasaran (meski sejujurnya saya yakin kemungkinan ada yang penasara...